08 April 2026

Pentingnya Siswa Tahu Cara Belajar Yang Benar

Pentingnya Siswa Tahu Cara Belajar Yang Benar

Kesulitan-kesulitan yang pada umumnya dihadapi siswa yang belajar adalah tidak cukupnya pengetahuan mereka tentang cara-cara belajar yang benar. Cara belajar yang efisien mengandung asas-asas tertentu yang tidak saja harus dipahami siswa, melainkan lebih dari itu harus dihayati sepanjang masa belajarnya di sekolah. Asas adalah suatu dalil umum yang dapat diterapkan pada suatu rangkaian kegiatan untuk menjadi petunjuk dalam melakukan tindakan-tindakan, sehingga membawa suksesnya usaha itu. Dalam usaha belajar dapatlah dicari dan ditentukan asas-asas yang berguna sebagai pedoman bagi para siswa dalam melakukan studinya, yaitu keteraturan, disiplin dan konsentrasi.

a.    Keteraturan

Pokok pangkal yang pertama dari cara belajar yang baik ialah “keteraturan”. Pengetahuan mengenai cara belajar rumus-rumus untuk bekerja secara teratur. Hanya dengan bekerja secara teratur seorang siswa akan memperoleh hasil yang baik. Ia harus secara teratur masuk sekolah. Membaca buku-buku pelajaran juga harus dilakukannya secara teratur. Catatan pelajarananya harus disusun secara teratur. Alat perlengkapan untuk belajar harus pula disimpan dan dipelihara secara teratur.

BACA JUGA : Laporan Zakat Fitrah Lazisnu Banglarangan 1447 H/2026 M

Kalau sifat keteraturan ini telah benar-benar dihayati sehingga menjadi kebiasaan seorang siswa dalam perbuatannya, maka sifat ini akan mempengaruhi pula jalan pikirannya. Dan tiada modal yang lebih bernilai dari pada suatu pikiran yang teratur untuk menuntut ilmu. Ilmu apapun adalah hasil dari proses pemikiran yang dilakukan secara sistematis. Hanya dengan jalan pikiran yang teratur pulalah ilmu, itu dapat dimengerti dan dikuasai.

Banyak siswa yang mempunyai kebiasaan menunda-nunda belajar sampai dekat waktu ujian. Usaha tersebut biasa disebut “cramming” yaitu belajar mati-matian semalam suntuk untuk memadatkan kepalanya dengan semua pelajaran. Maka apa yang diperolehnya pada keesokan harinya bukanlah pengetahuan, melainkan badan yang lemas. Karena dengan cramming seluruh kekuatan jasmnai dan rohani diperas habis-habisan. Akhirnya siswa itu pasti akan jatuh sakit.

b.    Kedisiplinan

Asas lain dalam belajar yang baik ialah disiplin. Melalui jalan berdisiplin untuk melaksanakan pedoman-pedoman yang baik didalam usaha belajar barulah seorang siswa mungkin mempunyai cara belajar yang baik. Sifat bermalas-malasan, keinginan mencari gampangnya saja, keseganan untuk bersusah payah memusatkan pikiran, kebiasaan untuk melamun dan gangguan-gangguan lainnya selalu menghinggapi kebanyakan siswa. Gangguan itu hanya dapat diatasi kalau seorang mempunyai disiplin.

Berdisiplin selain akan membuat seorang siswa memiliki kecakapan mengenai cara belajar yang baik,juga merupakan suatu proses kearah pembentukan watak yang baik. Watak yang baik dalam diri seorang akan menciptakan suatu pribadi yang luhur. Dengan memiliki kebiasaan yang baik, nanti akan ternyata bahwa setiap usaha belajar selalu memberikan hasil yang sangat memuaskan. Ilmu yang sedang dituntut dapat dimengerti dan dikuasai dengan sempurna.

Konsentrasi

Konsentrasi adalah pemusatan pikiran terhadap suatu hal dengan mengesampingkan semua hal yang tidak berhubungan. Pada dasarnya konsentrasi merupakan akibat dari perhatian, terutama perhatian yang bersifat spontan ditimbulkan oleh minat terhadap sesuatu hal. Perhatian yang bersifat tidak spontan, yaitu perhatian yang diciptakan secara sadar oleh kemampun seseorang juga dapat menghasilkan konsentrasi. Setiap siswa dengan mengembangkan minatnya dan melatih diri dapatlah berangsur-angsur memperbesar kemampuan konsentrasinya sehingga merupakan kebiasaan yang mudah dilakukannya sewaktu-waktu diperlukan.

BACA JUGA : Beberapa Faktor Pelanggaran Disiplin Anak di Kelas dan Cara Mengatasinya

Beberapa cara dan petunjuka untuk mengembangkan kemampuan konsentrasi dalam belajar adalah sebagai berikut :

1. Setiap siswa hendaknya mempunyai minat yang besar terhadap mata pelajaran yang dipelajari.

2. Setiap siswa bila mungkin hendaknya mempunyai tempat belajar (ruang, meja dan kursi) yang khusus untuk keperluan belajar.

3. Meja belajar hendaknya bersih dari segala benda yang tidak bersangkut-paut dengan mata  pelajaran yang dipelajari.

4. Kalau dalam pikiran kadang-kadang datang mengaduk urusan-urusan atau soal-soal kecil, bila mungkin selesaikan gangguan tersebut terlebih dahulu.

5. Alat tulis dan kertas merupakan alat yang sangat berguna untuk menciptakan konsentrasi, kutiplah bagian yang penting membuat catatan-catatan dan menggaris bawahi kalimat-kalimatnya.

6. Setiap siswa harus mempunyai tekad tidak akan meninggalkan meja belajar kalau belum menyelesaikan suatu bab tertentu. Atau bertekad bahwa dalam 1 jam harus dapat menyelesaikan bacaan sekian halaman.

7. Peliharalah kesehatan badan.

Disamping itu menurut penyelidikan-penyelidikan dan eksperimen-eksperimen dalam lapangan ini telah berhasil merumuskan hal-hal yang dapat membantu menghafal atau mencamkan suatu hal yang dipelajari, yaitu sebagai berikut :

1. Penghafalan materi pelajaran akan lebih berhasil apabila orang tidak saja membaca materi pelajaran, tetapi juga menyuarakan dan mengulang-ulang.

2. Pembagian waktu yang tepat akan menambah penghafalan. Belajar secara borongan yaitu sekaligus banyak, pada umumnya kurang menguntungkan.

3. Penggunaan metode belajar yang tepat akan mempertinggi penghafalan. Dalam hal ini ada tiga macam metode belajar yaitu :

Metode “G” (Ganzlem – metode ) metode keseluruhan, yaitu metode menghafal dengan mengulang berkali-kali dari permulaan sampai akhir.

Metode “T” (Teillern – metode) yakni menghafal sebagian demi sebagian.

Metode “V” (Verminttelendernn – metode) campuran, yaitu menghafal bagian-bagian yang sukar dulu,kemudian dipelajari dengan metode keseluruhan.


Sumber : Majalah Krida Edisi 207. Rohmad Nurokhim

23 Maret 2026

Laporan Zakat Fitrah Lazisnu Banglarangan 1447 H/2026 M

Laporan Zakat Fitrah Lazisnu Banglarangan 1447 H/2026 M

 


Zakat Fitrah merupakan aspek penting menjelang Idul Fitri bagi umat Islam. Zakat yang khusus yang wajib dikeluarkan pada bulan Ramadhan, sebelum Shola Idul  Fitri. Zakat juga menjadi sarana pemerataan dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dalam masyarakat Muslim.

Pada Ramadhan 1447 H/2026 M, pelaksanaan zakat fitrah yang dikomandoi oleh Unit Jaringan Pengumpul Zakat, Infaq dan Shadaqah (JPZIS) NU desa Banglarangan berjalan dengan lancar, Amanah, dan penuh keberkahan.

BACA JUGA : Pembagian Zakat Fitrah : Meningkatkan Kesejahteraan Sosial

JPZIS sendiri merupakan struktur layanan zakat yang berada di Tingkat masjid, mushola dilingkungan NU Banglarangan. Mereka menjadi ujung tombak dalam pelayanan filantropi Islam berbasis komunitas, yang menjamin zakat tersalurkan tepat sasaran dan transparan.

Berikut Adalah capaian Zakat Fitrah 1447 H/2026 M yang dihimpun atau dikelola oleh  UPZ Lazisnu Banglarangan

Tahun 1447 Hijriyah 2026 Masehi ini tercatat terdapat 9 JPZIS di desa Banglarangan, yang terdidi dari:

Masjid Baitussalam

Mushola Baitul Muttaqin

Mushola Nur Hidayah

Mushola Al Amin

Mushola Al Huda

Mushola Baitul Huda

Mushola Maslahatul Umat

Mushola Baiturohman

Mushola Al Aminah

Sebanyak 2553 muzakki (pembayar zakat) telah menunaikan zakat fitrahnya melalui 9 JPZIS dengan total zakat berupa beras dan uang yang terkumpul dan disalurkan:

3828,3 ton beras 

Setara dengan Rp 56.712.436,20 (berdasarkan konversi Rp 40.000/kg)

Rp 44.680.000,00 uang

Setara dengan 3.016.07 (berdasarkan konversi 2,7kg)

Disalurkan kepada 481 mustahiq (4 Asnaf dengan situasi dan kondisi di desa Banglarangan, Fakir, Miskin, Fisabilillha, Amil)

Distribusi Zakat Fitrah per Jaringan Pengumpul

Jumlah muzakki terbanyak tercatat di:

Masjid Baitussalam: 957

Mushola Baitul Muttaqin: 286

Mushola Nur Hidayah: 247

Mushola Baiturrohman: 242

Mushola Al Aminah: 198

Mushola Al Huda: 181

Mushola Baitul Huda: 172

Mushola Al Amin: 151

Mushola Maslahatul Umat: 119


Laporan Zakat Fitrah 1447 H/2026 M bisa dilihat disini

20 Maret 2026

Pembagian Zakat Fitrah : Meningkatkan Kesejahteraan Sosial

Pembagian Zakat Fitrah : Meningkatkan Kesejahteraan Sosial


Zakat Fitrah Adalah salah satu aspek penting dalam perayaan Idul Fitri bagi umat Islam. Ini Adalah bentuk zakt khusus yang wajib dikeluarkan pada bulan Ramadan, sebelum Hari Raya Idul Fitri tiba. Proses dan prinsip-prinsip yang terkait dengan pembagian Zakat Fitah, serta dampaknya dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dalam Masyarakat Muslim.

BACA JUGA : Pantau Mudik Lebaran ANSOR BANSER 1447 H / 2026 M

Pentingnya Zakat Fitrah : Zakat Fitrah memiliki peran ganda dalam agama Islam. Pertama Zakat Fitrah Adalah wujud nyata dari kewajiban sosial dan kepeduliaan terhadap mereka yang kurang beruntung, yang merupakan nilai-nilai penting dalam Islam. Kedua, ia berfungsi sebagai alat penyucian diri, membantu individu membersihkan jiwa mereka dari dosa-dosa kecil dan membawa mereka lebih dekat kepada Allah.

Proses Pembagian Zakat Fitrah :

1. Pengumpulan: Proses pembagian Zakat Fitrah dimulai dengan pengumpulan dari dari umat Muslim. Setiap individua tau keluarga yang mampu harus membayar zakat sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan oleh Lembaga amil zakat dalam hal ini UPZ Lazisnu Banglarangan. Dalam pertemuan rapat pengurus NU, pengurus Masjid, pengurus Mushola-mushola dan lazisnu menyepakati jumlah besaran Zakat Fitrah berupa beras 2,7 kg sedangkan untuk uang sejumlah Rp. 40.000, pos-pos yang membuka :

a. Masjid Baitussalam

b. Mushola Baitul Muttaqin

c. Mushola Nur Hidayah

d. Mushola Al Amin

e. Mushola Al Huda

f. Mushola Baitul Huda

g. Mushola Maslahatul Umat

h. Mushola Baiturohman

i. Mushola Al Aminah

2. Penentuan Penerima: Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Penerima zakat Adalah mereka yang kurang mampu atau yang berada dalam keadaan sulit, seperti fakir, miskin, yatim piatu, dan janda. Seperti yang dilaporkan ketua Lazisnu Banglarangan sahabat Gie memaparkan bahwa berdasarkan rekap data penerimaan zakat per tiga hari, telah terpenuhi kebutuhan untuk fakir miskin sebagai berikut :

a. Fakir: 4 bungkus kemasan beras plus uang tambahan Rp. 100.000

b. Miskin: 3 bungkus kemasan beras plus uang tambahan Rp. 30.000

3. Distribusi Langsung: Zakat Fitrah didistribusikan pada hari Jum’at pagi setelah mendapat persetujuan dari Rois Syuriah NU, Ketua Tanfidziyah dan sesepuh NU Desa Banglarangan.

Pembagian Zakat Fitrah adalah contoh konkret solidaritas dan kepedulian yang diajarkan dalam Islam. Hal ini tidak hanya membantu individu membersihkan diri mereka secara spiritual tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan sosial dalam Masyarakat Muslim. Melalui praktek ini, umat Muslim mengingatkan diri mereka untuk selalu bersyukur atas apa yang mereka miliki dan memberikan kepada mereka yang membutuhkan, sehingga menciptakan masyarakat yang lebih baik dan lebih adil.





Media Center NU Care - Lazisnu Banglarangan

18 Maret 2026

Pantau Mudik Lebaran ANSOR BANSER 1447 H / 2026 M

Pantau Mudik Lebaran ANSOR BANSER 1447 H / 2026 M

Segala puji hanyalah milih Allah SWT, Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang telah menunjukkan kemulian dan kebenaran Islam. Sholawat dan salam semoga terlimpahkan kepada keluarga, tabi’in tabiut tabi’in serta umatnya yang selalu setia berpegang teguh pada ajarannya.

Berdasarkan Surat Al-Baqoroh ayat 183. “ Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa ”.

“Shaumitu adalah tameng yang dengannya seorang hamba terlindungi dari api neraka, dan shoum itu bagi-Ku dan Akulah yang langsung membalasnya. (HR. Ahmad dan baihaqi yang bersumber dari Jabir bin Abdullah r.a.)

Baca Juga : Nuzulul Qur'an

Setiap tahun kita melaksanakan puasa ramadhan, bulan yang penuh kemuliaan. Pada bulan ini allah menjanjikan berbagai kenikmatan, keberkahan serta berbagai pahala yang berlipat ganda nilainya bagi umatnya yang tulus dan ikhlas melaksanakannya.Segala rasa syukur kita panjatkan kehadirat allah yang masih memberi kesempatan kepada kita untuk menemui bulan yang penuh dengan magfirah ini. 

Bulan yang penuh barokah ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas keimanaan kita sehigga tantangan dan cobaan yang Allah berikan dimasa yang akan datang dapat kita lalui dengan baik dan generasi Islami yang kita dambakan dapat terwujud. Amien yarobbal alamin. 

Tujuan  “ Pantauan Mudik Lebaran  Th 2026 M“

Tujuan kegiatan bulan Ramadhan ini adalah :

1.    Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dengan melakukan sebuah ibadah sosial

2.    Menambah erat hubungan silaturahim antar sesama anggota GP. Ansor juga dengan masyarakat umum

3.    Membantu masyarakat pengguna jalan selama arus mudik lebaran sehingga bisa meminimalisir angka kecelakaan.

03 Maret 2026

Nuzulul Qur'an

Nuzulul Qur'an

Allah berfirman : Bulan romadhon adalah bulan turunnya Al Qur'an sebagai petunjuk dan pembeda antara yang Haq dan bathil bagi umat manusia ( QS Al-Baqarah 183 ).

BACA JUGA : Apa Yang Semestinya Dilakukan di Malam Pertama Ramadhan?

Adapun tanggal turunnya Al-Quran terjadi perbedaan pendapat antara ulama, adapun menurut imam Ibnu Ishaq pada tanggal 17 romadhon tahun 41 dari dari kelahiran nabi Muhammad Saw, adapun ayat pertama yg di terima nabi Muhammad Saw di goa Hiro adalah surat Al alaq ayat 1 sd 5. 

Adapun Al Qur'an dapat di kelompok kan pada periode Makkah dan Madinah. Ayat-ayat Al Qur'an yg turun di Makkah dinamakan makiyah yg berjumlah 83 surat, adapun ayat ayat Al Qur'an yg turun di Madinah dinamakan madaniyah berjumlah 31 surat, total 30 juz. 19 bagian Makiyah dan 11 bagian madaniyah, Jumlah suratnya 114 surat, 6.666 ayat, 770.450 kata serta 1.025.000 huruf secara garis besar Al Qur'an berisi 9 tema utama : halal, haram, hukum, metafora, kabar gembira, ancaman, sejarah, nasehat dan perumpamaan


By LDNU MWC NU Ampelgading